Beranda |  Aspertina |  Pustaka | 
 
Home
Berita Peranakan
Catatan Perjalanan
Kedai Peranakan
Catatan Publik
Berita Foto
Kuliner
Video
Tokoh Sejarah
 
  Buku yang ditulis oleh jurnalis senior Kompas, Iwan Santosa mengenai kekayaan budaya dan sejarah masyarakat Peranakan Tionghoa di Nusantara, hasil perjalanannya lebih dari 11 tahun.
   
 
  “The Little Nyonya” adalah sebuah drama serial 34 episode yang menceritakan sebuah keluarga Peranakan di Singapura dalam rentang 1930-an dan 70 tahun.
   
 
  “Wayang Potehi” atau “Wayang Titi” adalah wayang khas budaya Tionghoa yang dulu pernah sangat populer di berbagai kota di Indonesia.
   
 
  Masakan Peranakan ini tergolong cukup unik karena hanya ada di Asia Tenggara (Malaysia, Singapore, Indonesia dan sedikit di Thailand).
   
 
  “The Big Bibik and the Little Nyonyas” adalah sebuah acara singkat dengan latar belakang Peranakan, mengenai seorang nenek yang mengajarkan tiga orang cucunya.
   
 
  Mailing List ini dibuka seluas-luasnya bagi Anda yang berminat untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai sejarah, budaya dan seni dari masyarakat Cina Peranakan Indonesia.
   
   
   
 
 
Kondangan Peranakan Tionghoa 2013

Istilah Peranakan Tionghoa sudah ada sejak sekitar abad ke-18. Istilah tersebut digunakan oleh pemerintah

Kolonial Belanda untuk menyebut warga keturunan Tionghoa yang telah berasimilasi dengan penduduk Indonesia.


Salah satu bentuk pencampuran tersebut dapat kita lihat melalui akulturasi budaya. Seni dan budaya buah dari akulturasi budaya Tiongkok dan budaya lokal Nusantara sudah ada secara turun temurun yang diharapkam berkembang sebagai salah satu warisan budaya nasional Indonesia.

Atas dasar itulah Asosiasi Penakanan Tionghoa Indonesia (ASPERTINA) didirikan secara resmi pada tanggal 28 Oktober 2011 dengan fokus kepada sejarah, seni dan budaya.

Saat ini budaya Peranakan Tionghoa sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya nasional bangsa Indonesia. Sebagai wujud apresiasi, pelestarian dan pengembangan budaya Peranakan Tionghoa, ASPERTINA menyelenggarakan pagelaran budaya yang bertajuk "Kondangan Peranakan Tionghoa" yang juga merupakan perayaan ulang tahun ASPERTINA pada 29 Oktober 2013 di Hotel Mulia.

Dengan didukung oleh para designer terkemuka Indonesia seperti Samuel Watimena, Itang Yunasz, Carmanita, Poppy Dharsono, Afif Syakur, Ferry Sunarto, Hangky Kawilarang, dan Ivan Gunawan* (*dalam konfirmasi) diharapkan dapat menjadi sebuah sosialisasi budaya Peranakan Tionghoa kepada masyarakat Indonesia khususnya generasi muda.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi sdri Ria/Dara di +62218317751

 

 

 

 





 
 
 
    Lainnya ››     
 
  Home | Berita | Artikel | Rumah Makan | Masakan | Galeri Video | Pustaka | Kontak
 

Copyrights©2011-2015. The Association of Peranakan Tionghoa Indonesia. All Rights Reserved.

best casino deposit no online casino citadel deposit free casino no deposit on ipad casino no deposit needed canadian casinos no deposit